Mantan kamu brengsek ? gak usah ambil pusing cukup ambil 5 hikmah ini aja

Mantan kamu brengsek ? gak usah ambil pusing cukup ambil 5 hikmah ini aja
11:18 January, 07, 2017 . by resdiana

Seiring berjalannya waktu, cinta yang awalnya panas membara mulai mendingin dan beku. Kemudian orang yang berada disisimu bertransformasi status menjadi bagian masa lalu. Dan kebanyakan seluruh curah perhatian yang dahulu pria perlihatkan kian mengabur menjadi halusinasi semata. Orang-orang terdekat mulai menyumpah serapah pada keburukan laki-laki yang dengan tega menyianyiakan perempuan sebaik dirimu.

Hakmu untuk marah bahkan jauh lebih besar dari pada mereka yang menyayangi kamu. Tapi terus larut dalam amarah justru akan membuat hidup jadi jauh lebih nelangsa. Setidaknya dari seluruh sikap brengsek yang pria itu pernah ukir dalam hidupmu. Kamu bisa ambil banyak hal berharga yang justru malah baik untuk hidupmu.

1. Kamu bukan lagi perempuan polos yang mau diperlakukan seenaknya oleh tipikal laki-laki seperti ini.

“Who you think you are ?”

Selalu pengalaman adalah pelajaran nyata yang bisa kita langsung petik hasilnya. Jika dahulu kamu bisa dengan mudah dipermainkan, dan terbuai oleh kata-kata manis mantanmu. Kali ini kamu berbeda, sakit yang kau alami kau jadikan sebagai tameng yang siap melindungi dirimu dari pria brengsek lain diluar sana. Pemikiranmu kian bertambah matang, dan kamu mungkin akan mulai mempertanyakan motif dibalik setiap tindak tanduk laki-laki terhadapmu. Kamu juga tidak akan diam saja saat laki-laki memperlakukanmu semena-mena.

2. Kamu mulai belajar membedakan mana pria yang tulus dan mana pria yang cuma ingin main-main

     

Awalnya mungkin kamu akan tersipu malu dengan segala tindak manis dan kelimpahan perhatian yang pria tunjukan padamu lewat kata-kata. Namun kini kamu mulai mempertanyakan keseriusannya.

Sebab yang tulus tidak melulu hanya mengumbar janji dan rencana masa depan yang tersusun rapi dengan kata-kata kelewat membuai. Pria tulus hanya akan bertindak sesuai dengan kemampuannya, memberimu dukungan dan kebahagian, bahkan melakukan tindakan kecil yang sialnya bisa dengan ampuh memberitahukan perasaannya padamu. Pria tulus juga memahami apa yang sebetulnya kalian butuhkan, dia yang tulus bahkan langsung mengenalkanmu pada orang tuanya.

“Kamu mendoktrin dirimu sendiri untuk tidak jatuh kepelukan laki-laki yang hanya berniat mempermainkanmu saja”

3. Mentalmu perlahan membaja, kamu bukan lagi perempuan kemarin sore yang sekali disakiti langsung berlarut-larut

Kamu sadar betul jika air matamu terlalu berharga untuk dibuang demi pria brengsek sepertinya. Karena itulah sebisa mungkin kamu menunjukan padanya jika kamu telah berubah sepenuhnya menjadi perempuan tegar.

“Karena justru kebrengsekan laki-laki yang menyakitimu malah akan menghidupkan sisi ketegaran dirimu.”

4. Memaafkannya membuatmu menjadi pribadi yang berbesar hati

Tidak semudah membalikan telapak tangan, memang betul. Tapi jika dipikir lagi mengapa tidak mengambil langkah bijak ini ? dengan memaafkan dia kamu akan mudah berdamai dengan diri sendiri. Hingga kemudian membuka lembaran baru dan melupakan semua kesedihan yang pernah pria itu tanam dalam hatimu. Dengan cara ini selain membuatmu nyaman pria yang menyakitimu akan menyesal dalam-dalam sebab membuang perempuan berharga sepertimu.

“Dendam dan amarah tidak akan pernah membuahkan solusi, selain hati kacau dan menghitam kamu akan tersiksa dengan perasaan mengikat yang bahkan pria itu tak rasakan. Memberi maaf adalah cara terbaik membuang kesedihan dan karenanya kamu akan belajar arti keikhlasan.”

5. Sakit hati berubah menjadi rasa syukur, sebab kamu sudah lepas sepenuhnya dari dia

Karena mantan adalah jodoh yang tertunda, dan juga seseorang yang Tuhan kirim untuk singgah sesaat dalam hidup kita. Tak perlu menyesali kepergian dirinya dan menyalahkan diri sebab terbodohi oleh cinta lama yang imbasnya memberikan efek sakit hati. Tapi kamu juga harus tahu jika jatuh cinta itu satu paket dengan patah hati. Kamu tidak perlu larut dalam kesedihan yang justru menuai kepahitan dan kamu lupa untuk bahagia.

Syukuri saja, sebab kamu lepas dari kebusukan pria yang cuma memberikanmu derita. Proses ini akan membukakan matamu, mendewasakan dirimu untuk memilih pria lebih baik yang nantinya akan jadi pasangan hidupmu.

“Biarlah dia brengsek sendirian, kamu tak perlu repot mengutuknya. Cukup jadi pribadi yang lebih baik dari dia. Itu saja”

Anda harus daftar/login Terlebih dahulu untuk memberikan komentar disini